Ungkapan di atas "Pondok adalah Bagian dari Dunia, sedangkan Mengaji adalah Akhiratnya" kalau diibaratkan seperti pondok adalah tubuh, sedangkan mengaji al-Qur'an, kitab-kitab ulama klasik, baik fiqih, tasawwuf, Aqidah itu adalah Ruhnya.

Ungkapan di atas adalah pernyataan dari Syaikhna Romo Kyai Maimoen Zubair rahimahullah, beliau berkata "Pondok iku dunyo, sing akhirat iku ngajine".


Jadi, intinya sebuah pondok pesantren itu yang terpenting adalah ngajinya, bukan sarana dan prasaranya. Sarana dan prasarana adalah faktor penunjang semata. 

Mau sebagus dan semewah apapun fasilitas yang disediakan, asal masih ada ngaji atau pengajian kitab serta Kyainya juga mau ngajar ngaji di pondoknya maka masih dinamakan Pondok Pesantren sesungguhnya.

Ada sebuah kisah, Dulu ada salah seorang Kyai dari luar Jawa yang minta santri kepada pengasuh PP. Murottilil Qur'an untuk dijadikan guru bantu di pondoknya sana, membantu mengajar Al Qur'an. Pengasuh PP. Murottilil Qur'an Syaikhna KH. Maftuh Basthul birri rahimahullah pun menyetujui, dan dikirimlah beberapa santri menuju pondok di luar Jawa tersebut.

Melepas kepergian santrinya ke pondok pesantren di luar jawa dalam rangka nasyrul ilmi (menyebarkan ilmu agama) serta li i'lai kalimatillah Romo Yai tidak serta merta lepas tangan dan memasrahkan pada pengasuh pondok pesantren yang di luar jawa tersebut, akan tetapi Romo yai tetap memantau santri-santri yang ditugaskan tersebut. 

Beliau selalu memantau aktivitas pondok tersebut dengan cara menanyai para santri delegasi yang ditugaskan, Diantara pertanyaan yang Romo Yai tanyakan pada santri-santri yang menjadi delegasi adalah adalah bagaimana aktivitas Kyai pengasuh pondok yang meminta Guru tugas itu.

Ternyata jawaban yang diberikan oleh santri-santrinya yang ditugaskan sungguh membuat beliau kecewa. 

Kyai itu tidak pernah ngajar ngaji, lebih sering keluar pondok menghadiri acara-acara, Dirinya hanyalah seolah hanya manajer pondok, bukan Kyai, karena yang ngajar ngaji semua guru bantu dari berbagai Pondok Pesantren.

Tak banyak pertimbangan lagi, langsung Romo Yai pun langsung menarik pulang semua santri yang ditugaskan dan memanggil Kyai yang meminta guru bantu tersebut untuk menghadap beliau. 

Saat sowan ke Lirboyo, Kyai itu pun langsung dimarahi habis-habisan oleh Romo Yai. Dan diantara kalimat kemarahan beliau saat itu:

"Kyai kog ngeboss!"

Kenapa Pondok di katakan Dunia Oleh Syaikhna Romo Kyai Maimoen Zubair?

Karena Pondok Pesantren Memang dapat mendatangkan Profit income dan tak jarang antar sesama gus yang satu dzurriyyah bertengkar karena rebutan menjadi pengasuh pondok pesantren, bukan rebutan mengajinya. 

Pondok adalah Bagian dari Dunia, sedangkan Mengaji adalah Akhiratnya



Post a Comment

Comment Policy : Silahkan tulis komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

أحدث أقدم