Gizi Makanan Penurun Kolesterol

Berbicara mengenai Gizi yang terdapat dalam makanan yang dapat menurunkan kolesterol, sudah pasti tidak bisa lepas dari adanya makanan yang dapat menaikkan kolesterol. Ada beberapa makanan yang dapat menaikkan kadar kolesterol dalam darah kita seperti, daging merah, susu, telur dan lain sebagainya. Contoh makanan tersebut bisa menaikkan atau meningkatkan kadar kolesterol dalam darah di dalam tubuh.

Makanan yang dapat meningkatkan kolesterol dalam darah biasanya banyak terdapat dari makanan hewani. Sedangkan makanan yang dapat menurunkan kolesterol dalam tubuh biasanya (kebanyakan) terdapat pada makanan nabati.

Kandungan Gizi Yang Dapat Menurunkan Kolesterol

Lalu apa saja makanan yang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah?

Kali ini Suhu X akan memaparkannya "Makanan yang bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah"
di kesempatan kali ini.

Btw, Kenapa makanan nabati bisa menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh?

Jawabnya adalah karena dalam makanan nabati terdapat banyak kandungan yang dibutuhkan oleh tubuh. Sehingga dengan mengkonsumsi makanan nabati, tubuh kita menjadi refresh dan sehat kembali.

By the way, Ada beberapa makanan yang mengandung nutrisi yang berfungsi dapat menurunkan kadar LDL atau kolesterol jahat serta dapat meningkatkan HDL atau kolesterol baik. HDL yang terdapat pada makanan tersebut bisa dimanfaatkan tubuh untuk mengolah vitamin yang larut di dalam lemak.

Apa saja kandungan nutrisi makanan yang dapat menurunkan kadar LDL atau kolesterol jahat tersebut?

Yuk simak terus....

Jenis zat dalam makanan yang berfungsi untuk menurunkan kolesterol, meliputi:

1. Vitamin A

Mengkonsumsi Vitamin A dapat menurunkan kadar kolesterol. Kandungan vitamin A banyak terdapat pada ubi, wortel, susu, kuning telur dan keju mozarella.

2. Vitamin C

Vitamin C juga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh, karena vitamin C berfungsi dapat mencairkan lemak untuk dibuang dari tubuh. Kandungan vitamin C banyak terdapat dalam buah dan sayuran, seperti kiwi, delima, apel, strawberry, bayam, paprika hijau, kol, kangkung dan brokoli.

Di samping itu, vitamin C juga berfungsi untuk melindungi sel dari perlawanan peroksidasi (kerusakan oksidatif) lemak di dalam sel dan sebagai pencegah kanker.

3. Vitamin E

Vitamin E memang sudah terkenal menjadi antioksidan yang sangat kuat. Keberadaan vitamin E dalam tubuh selalu beraksi dengan cara mencari, bereaksi dan merusak rantai reaksi radikal bebas.

Keberadaan Vitamin E banyak terdapat pada almond, mangga, kacang dan brokoli. Selain itu, beberapa jenis minyak seperti minyak sunflower, minyak wheatgerm, minyak jagung serta minyak kedelai, di dalamnya juga terdapat kandungan vitamin E.

Sebagai nutrisi yang berfungsi sebagai antioksidan, vitamin E juga berperan memperbaiki sistem kekebalan tubuh, sehingga gejala terjadinya kanker dan penyakit hati dapat dicegah.

4. Makanan berkalsium tinggi

Mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi dapat menurunkan kolesterol. Kandungan Kalsium tinggi banyak terdapat dalam susu, yoghurt, keju dan produk-produk turunan susu lainnya.

Manfaat lain dari susu adalah susu dapat membuat perut merasa kenyang. Sehingga hal ini dapat menekan selera makan anda, sehingga konsumsi makanan anda terbatasi.
Perlu dicatat bahwa bagi anda yang menderita kolesterol tinggi, sebelum anda mengkonsumsi susu terlebih dahulu berkonsultasilah pada dokter anda sebelum anda mengkonsumsi makanan berkalsium tinggi.

5. Selenium

Kandungan nutrisi selenium terdapat pada Beras dan gandum. Keduanya ini adalah sumber utama selenium.

Fungsi selenium bagi tubuh sebagai nutrisi yang dapat meningkatkan sistem enzim antioksidan, sehingga dengan adanya nutrisi selenium pertahanan kesehatan tubuh dapat terjaga serta mencegah masuknya penyakit dalam tubuh.

Selenium juga berfungsi sebagai zat pencegah terjadinya kerusakan sel dalam tubuh. Sebagai pencegah terjadinya kerusakan sel dalam tubuh, selenium bekerjasama dengan vitamin E. Untuk kebutuhan selenium pada bayi dan anak akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhannya.

6. Betakaroten

Wortel, ubi, merah, aprikot, labu, sawi, bayam serta mangga banyak mengandung nutrisi betakaroten. Betakaroten biasanya banyak ditemukan dalam makanan berwarna oranye.

7. Lutein

Kandungan lutein banyak terdapat pada bayam, kangkung serta sawi. Biasanya Lutein banyak ditemukan pada sayuran berdaun hijau.

8. Likopen

Kandungan likopen banyak terdapat pada tomat, aprikot, pepaya, semangka, jeruk serta jambu biji.
Likopen termasuk zat antioksidan.

9. Pektin

Fungsi Pektin bagi tubuh adalah membuang cadangan lemak berlebih dalam tubuh. Pektin berperan membatasi penyerapan lemak oleh sel-sel tubuh. Buah Apel dan albedo adalah sumber pektin walaupun buah-buahan yang lain juga terdapat kandungan pektin, tapi tidak sebanyak yang terdapat pada apel dan albedo.

10. CLA (Conjugated Linoleic Acid)

Ikan laut adalah sumber makanan yang kaya akan CLA atau asam linoleat terkonjugasi. CLA (Conjugated Linoleic Acid) memberikan manfaat dapat membakar lemak dan meningkatkan formasi massa otot dalam tubuh. Manfaat semacam ini sangat baik untuk orang yang sedang menjalani program diet.

Di samping itu asam linoleat terkonjugasi (CLA) diklaim mampu meningkatkan produksi ASI dan sensitivitas insulin bagi penderita diabetes. Begitulah laporan yang ditulis dalam sebuah penelitian.

Baca juga : Makanan Yang Baik Untuk Penderita Diabetes Guna Mengendalikan Gula Darah

Dan, jangan lupa untuk selalu mengatur pola hidup sehat serta makan yang seimbang dan selalu dibarengi dengan olahraga rutin serta mengkonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan, maka akan dapat membantu menurunkan LDL atau kolesterol jahat dalam darah serta menjaga tubuh tetap sehat.

Nah, itulah sepuluh makanan yang mengandung Gizi Yang Dapat Menurunkan Kolesterol yang dapat anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bermanfaat

Post a Comment

Comment Policy : Silahkan tulis komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Previous Post Next Post