Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Beberapa Penyebab Terjadinya Tekanan Darah Rendah

Faktor yang menyebabkan tekanan darah rendah

Ada beberapa Penyebab terjadinya tekanan darah pada tubuh kita, dan penyebab tersebut bukan cuma satu faktor saja, akan tetapi banyak faktor yang melatarbelakangi terjadinya tekanan darah rendah.

Bisa jadi tiga puluh menit sebelumnya kita melakukan cek up tekanan darah, meskipun kita telah melakukan cek up dan melihat list hasil tekanan darah, tekanan darah dalam tubuh tidak selalu sama seperti pada hasil dari pengukuran darah yang telah kita lakukan 30 menit sebelumnya, walaupun alat medis pengukur tekanan darah tersebut alat yang paling mutakhir dan paling akurat.

Kenapa bisa begitu?

Karena tekanan darah dalam tubuh tidak selalu stabil dari waktu ke waktu. Sehingga hasil dari pengukuran darah hanya dibuat sebagai bahan acuan semata, bukan suatu kepastian. Karena dalam waktu yang singkat tekanan darah bisa berubah dan bervariasi.

Adanya variasi hasil pada tekanan darah disebabkan beberapa hal, diantaranya berasal dari detak jantung, ritme pernapasan, tingkat stress, posisi tubuh, kondisi fisik, waktu dari pengukuran tekanan darah, obat-obatan serta makanan dan minuman yang kita konsumsi dan lain sebagainya.

Biasanya tekanan darah dalam tubuh dari waktu ke waktu selalu mengalami perbedaan. Pada waktu malam hari tekanan darah biasanya menurun. Di saat pagi hari Biasanya meningkat secara bertahap. Kemudian di siang hari akan semakin meningkat.

Tekanan darah rendah akan dianggap hal yang biasa saja dan normal-normal saja bagi Kebanyakan orang. Akan tetapi para ahli kesehatan dan para dokter akan menganggap tekanan darah rendah menjadi hal yang sangat berbahaya bila sudah menyebabkan berbagai macam gejala atau gangguan pada kesehatan.

Menurut para ahli kesehatan dan para dokter spesialis di bidangnya, tekanan darah rendah adalah bila kondisi tekanan darah mencapai lebih rendah dari 90mm Hg pada sistolik, atau lebih rendah dari 60 mm Hg pada diastolik.

Jadi, bila tekanan darah pada sistolik anda mencapai 115 mm Hg, sedangkan diastolik anda hanya 50 mm Hg, maka anda dianggap memiliki tekanan darah lebih rendah dari pada tekanan darah normal.

Karena tekanan darah bisa berubah dalam waktu yang singkat, Sudah barang tentu ketika terjadi turunnya tekanan darah yang secara tiba-tiba, maka akan menyebabkan berbagai macam bahaya bagi kesehatan anda.

Misalnya, bila sistolik anda biasanya 110 mm Hg lalu turun menjadi 90 mm Hg, maka kondisi semacam ini akan langsung menyebabkan pusing bahkan bisa menyebabkan pingsan secara tiba-tiba.

Mengapa bisa sampai pada taraf pingsan?

Karena ketika terjadi tekanan darah rendah, organ otak tidak menerima pasokan darah yang cukup. Bahkan dalam kasus yang lain, bisa menyebabkan dampak yang fatal bagi jiwa seseorang.

Sebenarnya tekanan darah rendah bisa dikatakan sebagai suatu hal yang biasa saja dan wajar-wajar saja. Tapi, bisa juga dikatakan sebagai gangguan yang serius yang sangat berbahaya bagi diri seseorang.

Beberapa Penyebab Terjadinya Tekanan Darah Rendah

Ada banyak sekali faktor yang menjadi penyebab terjadinya tekanan darah rendah. Diantaranya:


1. Kehilangan banyak darah

Kehilangan banyak darah karena luka yang serius atau karena adanya perdarahan internal dalam tubuh bisa menyebabkan darah rendah. Luka yang serius atau perdarahan internal akan mengurangi jumlah darah dalam tubuh, sehingga akan menyebabkan tekanan darah menjadi semakin rendah.

2. Gangguan pada jantung

Adanya gangguan kesehatan pada jantung juga dapat menyebabkan perubahan pada tekanan darah. Gangguan jantung yang dapat menyebabkan tekanan darah seperti, serangan jantung, gagal jantung, denyut jantung yang lebih lambat (bradikardia), maupun masalah pada katup jantung. Masalah jantung tersebut dapat menyebabkan tekanan darah rendah.

3. Gangguan pada endokrin

Gangguan pada endokrin (sistem kontrol kelenjar tanpa saluran (ductless) yang menghasilkan hormon yang tersirkulasi dalam tubuh melalui aliran darah untuk memengaruhi organ-organ lain) dapat menyebabkan tekanan darah menjadi tidak menentu. Beberapa kondisi, seperti mengidap penyakit paratiroid (kelenjar endokrin di leher), gangguan kelenjar adrenal (Kelenjar adrenal adalah dua kelenjar terpisah yang berada di permukaan ginjal), atau penyakit Addison (gangguan yang terjadi ketika kelenjar adrenalin tidak bekerja secara maksimal), atau bisa juga karena rendahnya kadar gula darah atau hipoglikemia, semua itu bisa menyebabkan tekanan darah rendah. Bahkan Penyakit diabetes juga mampu menyebabkan tekanan darah menjadi rendah.

4. Kurang nutrisi

Kurangnya nutrisi pada tubuh, terlebih lagi vitamin B12 serta asam folat dapat menyebabkan turunnya tekanan darah darah. Dalam pembentukan sel darah merah, vitamin yang dibutuhkan adalah vitamin B12 serta asam folat. Karena ketika tubuh mengalami kurangnya sel darah merah maka hal tersebut akan menyebabkan tekanan darah menjadi lebih rendah daripada ukuran normal.

5. Dehidrasi

Hampir 60-70% tubuh kita terdiri dari cairan. Ketika tubuh mengalami dehidrasi, sudah pasti maka tubuh kita mengalami kekurangan cairan. Kondisi seseorang yang mendalami dehidrasi ringan, maka hal tersebut dapat menyebabkan turunnya tekanan darah yang mengakibatkan mudah lelah, pusing serta lemah.

Banyak faktor yang menyebabkan seseorang mengalami dehidrasi, diantaranya muntah, diare berat, terlalu sering mengkonsumsi obat maupun makanan dan minuman yang bersifat diuretic, serta olahraga yang terlalu berat.

Dehidrasi bisa menyebabkan kondisi syok hipovolemik (kondisi jantung tidak mampu memasok darah yang cukup ke seluruh tubuh akibat volume darah yang kurang). Ketika volume darah yang terlalu rendah atau kurang (Syok hipovolemik), maka tekanan darah akan turun secara tiba-tiba. Hal ini sudah pasti menyebabkan kadar oksigen dalam jaringan tubuh semakin berkurang. Bila kondisi semacam ini tidak segera ditangani, syok hipovolemik dapat menyebabkan kematian secara cepat, hanya dalam waktu beberapa jam saja.

6. Syok kardiogenik

Syok kardiogenik (kondisi jantung mengalami gangguan secara mendadak, sehingga tidak mampu mencukupi pasokan darah yang dibutuhkan oleh tubuh) dapat menyebabkan turunnya tekanan darah.  Sama dengan Syok hipovolemik, Syok kardiogenik bisa menyebabkan kematian secara mendadak. Biasanya syok kardiogenik terjadi ketika seseorang mengalami serangan jantung.

7. Kehamilan

Wanita yang sedang dalam masa kehamilan, umumnya mengalami tekanan darah rendah. Hal ini wajar-wajar saja, karena nanti setelah proses kelahiran, tekanan darah akan kembali normal.

Adanya tekanan darah rendah pada wanita yang sedang dalam masa kehamilan dikarenakan adanya perubahan pada sistem kardiovaskular (sistem peredaran darah) selama masa kehamilan. Perubahan pada sistem peredaran darah (sistem kardiovaskular) ketika masa kehamilan akan mengakibatkan detak jantung semakin meningkat serta peningkatan jumlah darah dalam tubuh. Dari sinilah akan muncul perbedaan tingkat tekanan darah.

Ketika pada masa kehamilan terjadi tekanan darah rendah, maka hal ini akan menjadi masalah yang serius bagi ibu hamil. Namun, ketika terjadi tekanan darah tinggi pada ibu hamil, maka masalah yang akan menimpa ibu hamil lebih serius lagi daripada tekanan darah rendah.

8. Infeksi dalam tubuh

Adanya infeksi dalam tubuh juga dapat menyebabkan tekanan darah rendah. Karena bila terjadi infeksi dalam tubuh sehingga mengakibatkan bakteri dari infeksi tersebut masuk dan menjalar bersama aliran darah (septicemia), maka hal tersebut bisa menyebabkan tekanan darah cenderung turun secara drastic dan tiba-tiba. Dalam dunia kedokteran, hal semacam ini disebut syok septik

9. Anafilaksis

Anafilaksis adalah suatu reaksi alergi yang parah yang sangat berpotensi menyebabkan kematian. Anafilaksis umumnya disebabkan oleh makanan, obat tertentu, racun atau bisa dari serangga maupun lateks. Akibat yang dimunculkan pada tubuh akibat adanya Anafilaksis bisa berupa gatal-gatal, gangguan pernapasan berat, pembengkakan pada tenggorokan serta tekanan darah rendah.

10. Hipotensi dimediasi Neural

Hipotensi dimediasi naeural adalah tekanan darah rendah yang terjadi karena adanya miskomunikasi antara jantung dengan otak. Adanya miskomunikasi inilah yang menyebabkan saraf otak mengalami kelumpuhan secara tiba-tiba dan sifatnya sementara.

Mungkin anda pernah mengalami pusing secara tiba-tiab atau mual, bahkan pingsan setelah anda berdiri terlalu lama. Semacam itulah yang disebut hipotensi dimediasi neural. Hipotensi dimediasi neural semacam ini umumnya sering terjadi pada orang-orang yang masih muda.

11. Anemia

Anemia adalah berkurangnya jumlah sel darah merah atau sel darah merah tidak berfungsi dalam darah. Jika sel darah merah dalam tubuh tidak berada dalam ukuran ukuran normal, bahkan cenderung di bawah ukuran normal, maka secara otomatis tekanan darah akan menjadi lebih rendah.

Nah, itulah Beberapa Penyebab Terjadinya Tekanan Darah Rendah pada tubuh yang bisa suhu X uraikan, semoga bermanfaat dan anda selalu dalam keadaan sehat.

Post a Comment for "Beberapa Penyebab Terjadinya Tekanan Darah Rendah"

Berlangganan via Email